Topik trending
#
Bonk Eco continues to show strength amid $USELESS rally
#
Pump.fun to raise $1B token sale, traders speculating on airdrop
#
Boop.Fun leading the way with a new launchpad on Solana.
Steve Jobs dikenang sebagai seorang visioner, tetapi putrinya Lisa Brennan-Jobs sering berbicara tentang sisi rumit tumbuh sebagai anaknya.
Dalam memoarnya, dia ingat bertanya kepada ayahnya apakah suatu hari nanti dia bisa memiliki salah satu Porsche tuanya. Dia baru berusia sembilan tahun, dan dia telah mendengar dia menukarnya setiap kali mereka tergores.
Alih-alih menertawakannya, Jobs menjawab dengan tajam. Dia mengatakan kepadanya bahwa dia tidak akan mendapatkan apa-apa. Kata-kata itu tetap bersamanya, bukan karena mobil, tetapi karena bagaimana perasaannya.
Masa kecilnya bersama Jobs ditandai dengan jarak jauh sebelum Apple menjadi raksasa seperti sekarang ini. Ketika Lisa lahir, Jobs awalnya menyangkal menjadi ayahnya. Tes paternitas yang diperintahkan pengadilan kemudian membuktikan sebaliknya, dan tunjangan anak diikuti.
Seiring waktu, dia melakukan lebih banyak secara finansial. Dia membantu perumahan, uang sekolah, dan akhirnya meninggalkannya warisan yang signifikan. Tetapi Lisa mengatakan dukungan emosional jarang ada, dan sering terasa seperti semuanya harus diperjuangkan.
Kisahnya bukan tentang menggambarkannya hanya kejam atau hanya murah hati. Ini tentang hidup dengan orang tua yang bisa brilian dan menahan diri pada saat yang bersamaan. Dan bagaimana satu momen sederhana, seperti bertanya tentang mobil, dapat mengungkapkan kebenaran yang jauh lebih dalam.

Teratas
Peringkat
Favorit
