Kebanyakan orang menggunakan AI seperti mesin pencari. Saya menghabiskan 3 bulan mempelajari kerangka kerja dorongan internal Google, OpenAI, dan Stanford. Perbedaan antara prompting tingkat dasar dan ahli seperti perbedaan antara mempekerjakan magang vs PhD Stanford. Berikut adalah 5 strategi prompting yang memisahkan pemula dari master: 1/ Meta-Prompting: Biarkan AI Mendesain Petunjuk Anda Alih-alih menebak, mintalah AI untuk membuat prompt yang sempurna untuk Anda. Google menyebutnya "strategi power-up." Contoh: "Anda adalah ahli teknik yang cepat. Rancang prompt optimal untuk [tujuan Anda], termasuk peran, konteks, dan format output." AI menjadi arsitek cepat Anda. 2/ Rantai Pemikiran: Memaksa Penalaran Langkah demi Langkah Jangan hanya meminta jawaban. Menuntut proses berpikir. Tambahkan: "Mari kita berpikir selangkah demi selangkah" atau "Tunjukkan alasan Anda" Penelitian menunjukkan akurasi melonjak dari 18% → 57% pada masalah yang kompleks. Model tidak hanya menjawab—itu benar-benar alasan. 3/ Permintaan Peran: Tetapkan Persona Ahli ...